Oleh Bung Syarif***
Pria kelahiran Ulim, 15 Maret 1983 adalah sosok Politisi Muda di Kota Banda Aceh. Kiprahnya dipanggung Parlemen bukan tanpa alasan. Mimpinya Banda Aceh harus tampil beda cetus Bung pangilan akrab di KNPI Kota Banda Aceh. Jebolan Dapil Kecamatan Meuraxa adalah sosok spektakuler di kancah perpolitikan Banda Aceh dan saat ini memimpi sebagai Ketua Wilayah RAPI Kota Banda Aceh.
Daniel Abdul Wahab sosok pemuda hebat, karirnya diawali sebagai Bendahara Umum DPD KNPI Kota Banda Aceh. Ketua Wilayah RAPI Kota Banda Aceh periode 2022-2026, kini menjabat Sekretaris Partai Nasdem Kota Banda Aceh dan juga Wakil Ketua DPRK Banda Aceh. Ia juga Anggota DPRK 3 Periode dan juga Ketua Fraksi Nasdem di DPRK Banda Aceh.
Berbagai jabatan disandangnya sebut saja; 4 Tahun lebih bergelut di bidang Distributor alat-alat peraga dan alat kesehatan Wilayah Sumatra dan Aceh, Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), KNPI Kota Banda Aceh, serta berbagai organisasi paguyuban lainnya.
Alumni Universitas Serambi Mekkah ini dinilai sangat lihai dalam membangun komunikasi politik. Dikalangan anak muda milenial, Danil selalu tampil qece. Jurus politiknya disenangi semua orang termasuk lawan politiknya. Selalu melempar senyum manis, ramah dan lincah dalam memainkan gendang politik. Baginya Politik adalah sarana masuk syurga. Kerja-kerja politik harus terstruktur dan matang kalkulasi, tentu logistik juga harus mumpuni, hehe. Tiap giat di Parlemen Daniel selalu punya cara jitu dalam memainkan gendang politiknya.
Karya politik anggarannya di periode pertama adalah membangun jembatan titian menuju syurga, jembatan yang menjadi tempat lalu lintas masyarakat di dapilnya menuju ke Masjid di Kecamatan Meuraxa.
Mimpinya, Banda Aceh harus unggul di segala sektor. Perubahan itu harus diawali dalam bidang pendidikan, agama, sosial budaya dan ekonomi. Kalimat itu sering kali keluar dengan fasih dari mulutnya. Baginya syariat Islam di Banda Aceh akan berhasil jika rakyat sudah mapan, terutama bidang pendidikan dan ekonomi. Kekufuran seringkali disebabkan karena kemiskinan.
Kiprahnya di parleme mendapat apresiasi dari seluruh Pemuda Kota Banda Aceh. Tak terkecuali Dapil Kecamatan Meuraxa. Sosok Daniel yang semakin bersinar diuji konsistensi dan komitmen perjuangannya. Pemuda Pidie ini sangat lihai dalam memainkan gendang politiknya, saat pemilihan anggota legislatif periode ketiga (Pesta Demokrasi Serentak) 2024 dibawah bendera Partai Nasdem, ia kembali terpilih sebagai Anggota parlemen periode 2024-2029. Karir politiknya manjur. Meminjam Istilah Anas Urbaninggrum Danil mendapat berkah politik. Dalam dunia persilatan politik ada dua kemungkinan yaitu berkah politik atau kutukan politik.

Carlie Papa Romeo (CPR) mengenal Daniel sejak Tahun 2012 saat sama-sama menjadi Punggawa DPD KNPI Kota Banda Aceh dimasa Kepemimpinan Hasnanda Putra, ST, MT, MM (saat ini Kabag Umum BNNP Aceh/Mantan Kepala BNN Kota Banda Aceh, Mantan Kepala BNN Kota Sabang), dimana CPR menjabat Wakil Ketua KNPI Kota Banda Aceh, Daniel Bendahara Umum KNPI Kota Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, M.Pd Wakil Ketua DPD KNPI Kota Banda Aceh (saat ini menjabat Wakil Ketua DPRK Banda Aceh), Irwansyah, ST Wakil Ketua DPD KNPI Kota Banda Aceh (saat ini menjaabat Ketua DPRK Banda Aceh).
Kami dulu sama-sama di KNPI Kota Banda Aceh baik masa Kanda Sabri Badruddin, ST maupun Kanda Hasnanda Putra, ST,MT, MM. Kepiawaaian mereka sangat diperhitungkan dalam kancah kepemudaan di Kota Banda Aceh.

Daniel yang kini sebagai punggawa pasukan Alpha Delta Hotel memimpin Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Kota Banda Aceh dan disenangi Bunda Illiza-Afdhal, Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh periode 2025-2030.
Tentu kami sangat bangga dan bersyukur, tiga anak muda energik, Punggawa RAPI Banda Aceh kini menjabat sebagai pimpinan DPRK Banda Aceh. Sukses terus yang Mulia Irwansyah, ST (JZ01CSH), Dr. Musriadi Aswad, M.Pd (JZ01BCO) dan Daniel Abdul Wahab, S.Pd (JZ01ADH). Di Muswil ke-8 RAPI Kota Banda Aceh, 1 Agustus 2026, Carlie Papa Romeo (CPR) mendorong JZ01ADH untuk maju kembali sebagai Ketua Wilayah RAPI Kota Banda Aceh periode kedua. Dorongan ini sangat beralasan, karena eksistensi RAPI Kota Banda Aceh semakin bersinar. Berbagai Giat RAPI Kota Banda Aceh menyala dan CPR selalu ada membersamai ADH. Banda Aceh Kota Kolaborasi, Warganya Ceria, Agama Teudong, Rakyat Makmur Sejahrtera, RAPI Berjaya, Takbir..
***Penulis adalah Aktivis`98, JZ01CPR, Magister Hukum Tata Negara USK, Pengurus ICMI Banda Aceh Periode 2024-2029, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh 2016 s/d sekarang, KAHMI Aceh, DPP ISAD Aceh, Mantan Sekjen DPP ISKADA Aceh, Mantan Ketua Umum Remaja Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Mantan Ketua DPD Jaringan Nusantara Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Direktur Forum Milenial Literasi Aceh, Direktur Aceh Research Institute, Presidium IKAHES UIN Ar-Raniry, Wakil Sekretaris PW Syarikat Islam Aceh

