Ming. Sep 13th, 2026

    Banda Aceh-Prof Dr. Mujiburrahman, M.Ag terpilih sebagai Ketua Umum Organisasi Wilyah Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (Orwil ICMI) Aceh periode 2026-2031 di Arena Musyawarah Wilayah (Muswil) ICMI Aceh ke-8 di Hotel Azana Oasis, Sabtu 12 September 2026.

    Jalannya prosesi Muswil ke-8 ICMI Aceh berlangsung penuh dengan suasana keakraban, dibuka langsung oleh Bunda Illiza Sa`aduddin Djamal, SE Walikota Banda Aceh. Dalam sambutannya Walikota berharap ICMI harus menjadi organisasi pemikir strategis dalam memberikan masukan progresif bagi kepala Daerah di Aceh. Ide-ide cemerlang ICMI harus menjadi dasar pijakan Pemerintah Kab/Kota dalam merumuskan program kerja, karena “rumah besar ICMI” adalah tempat berhimpun kaum cendikiawan muslim dari berbagai profesi, sejatinya organisasi ini menjadi pembeda dengan organisasi yang lain. Gagasan dan kajian yang diberikan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota harus lebih progresif, solutif dan  elegan.

    Prosesi Muswil ke-8 ICMI Orwil Aceh dirangkai dengan Seminar Nasional, ungkap Iskandar M.Nurdin, S.Sos, M.Si Ketua Panitia yang juga Ketua Orda ICMI Kota Banda Aceh. Lebih lanjut Iskandar mengatakan pelaksanaan Muswil kali ini menjadi awal titik balik eksistensi ICMI Aceh kedepan. 19 Orda ICMI se-Aceh memberikan dukungan dan apresiasi kepada Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag Rektor terpilih periode ke-2 UIN Ar-Raniry.

    Iskadar juga memberikan apresiasi atas dukungan sponsor/donasi antara lain Walikota Banda Aceh, Bank Syariah Indonesia, Perumda Tirta Daroy, Perum Pengadaian, BPRS Hikmah Wakilah, LKMS Mahirah Muamalah) yang telah berpartisipasi menyukseskan acara Muswil ICMI Aceh.

    Awalnya Prof .Mujiburrahman ingin kosentrasi memimpin UIN Ar-Raniry saja, tidak maju sebagai kandidat ketua Orwil ICMI Aceh, akan tetapi desakan dan dorongan dari Orda ICMI Kab/Kota membuat Guru Besar UIN Ar-Raniry ini maju sebagai kandidat Calon Ketua ICMI Aceh.

    Proses penjaringan awal raihan suara Prof Mujiburrahman 11 Suara, Prof Rajuddin 9 Suara dan Dr. Taqwaddin 4 suara. Selanjutnya terjadi putara kedua. Presidium Sidang yang dipimpin oleh Prof. Dr. Apridar, SE, MM dengan Anggota Dr. Khairan, M,.Si dan Dr. Safwan, M.Ag, akhirnya menempatkan Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag (Rektor UIN Ar-Raniry Periode kedua) sebagai Ketua ICMI Aceh menggantikan Dr. Taqwaddin,SH, SE.,MS dengan total suara 13 dari 24 suara sah. Sementara Prof Dr. dr. Rajuddin, Sp.OG.Ker (Sekum Orwil ICMI Aceh) meraih 11 suara. Dengan demikian kepemimpinan ICMI Aceh dipimpin Rektor UIN Ar-Raniry.

    ICMI Aceh harus punya nilai tawar

    Pidato kenegaraan Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag. ICMI Aceh kedepan harus punya nilai tawar tingi dengan Pemerintah Aceh. Eksistensi ICMI Aceh bukan sebagai lawan pemerintah akan tetapi mitra strategis. Gagasan pemikiran ICMI mesti menjadi dasar pijakan Gubernur, Bupati dan Walikota dalam merumuskan program kerja. Karna disini wadah berhimpu kaum cerdik pandai lintas profesi.

    Target awal kami, Gedung ICMI Aceh harus hadir, tidak lagi menumpang di gedung orang lain. ICMI Aceh harus “berwibawa” ungkap guru besar UIN Ar-Raniry.

    Kita akan bangun Gedung permanen diatas lahan yang telah dibeli ICMI Aceh dimasa kepemimpinan Dr. Taqwaddin. Saya akan tanpung kader terbaik Orda ICMI Kab/Kota untuk menjadi bagian dari Pengurus Orwil ICMI Aceh kedepan. Karna itu tolong kasih nama-nama calon pengurus/kader terbaik ICMI dari Kab/Kota untuk kita jadikan pengurus ICMI Aceh.

    Terpilihnya Rektor UIN Ar-Raniry disambung riang gembira oleh seluruh jajaran Orda ICMI Kab/Kota dan Orwil ICMI Aceh. Ini membuktikan soliditas sesama kader ICMI Aceh kompak dan siap mendukung kepemimpinan Prof Dr.Mujiburrahman, M.Ag. (CPR)

    By fmla

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *