Sat. Jun 6th, 2026

Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) membahas tentang “Al Waliy”. Dipahami bahwa Allah adalah zat yang maha dekat, sehingga karena kedekatan-Nya, maka Allah maha pelindung dan penolong bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Al Waliy juga bermakna sebagai berikut;

Pelindung; Allah menjaga dan melindungi hamba-hamba-Nya dari bahaya.

Penolong; Allah memberi pertolongan kepada orang yang beriman.

Pengurus; Allah mengatur seluruh urusan makhluk-Nya dengan sempurna

Sahabat dekat (wali); Allah dekat dengan hamba yang taat dan mencinta-Nya.

Dalam Al Qur`an konsep al waliy juga menggambarkan bahwa Allah adalah; “ tempat bergantung, penolong sejati, dan tidak pernah meninggalkan hamba-Nya.

Allah berfirman yang artinya; “Allah pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari pada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” (Qs. Al Baqarah; 257).

Karena hanya Allah pelindung orang berima, maka ketika kita sebagai orang beriman mencari pelindung ke selain-Nya, termasuk menuruti kemauan orang Yahudi dan Nasrani, maka sebaiknya kita mencermatu firman Allah yang artinya; “orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan senang kepada kamu  hingga kamu mengikuti agama mereka”. Katakanlah; “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar). Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” (Qs.Al Baqarah;130)

Dan Allah lebih mengetahui (dari pada kamu) tentang musuh-musuhmu. Dan cukuplah Allah menjadi pelindung (bagimu). Dan cukuplah Allah menjadi penolong (bagimu) (Qs. An Nisa`;45). Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain Allah (Qs. Al Taubah; 116).

Ketika kita istiqamah menjadi Allah sebagai wali atau pelindung, maka ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekwatiran terhadap mereka dan tidak pula mereke bersedih hati yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. Bagi mereka beri kabar gembira di dalam kehidupan di dunia dan dalam kehidupan akhirat. Tidak ada perubahan bagi janji-janji Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. Janganlah kamu sedih oleh perkara-perkara mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah yang maha mendengar lagi maha mengetahui (Qs. Yunus;62-65).

Karena itulah, cara terbaik dalam merefleksikan spirit al waliy adalah sebagai berikut;

Pertama; bersyukur di hati dengan menyakini bahwa Allah sangat dekat dengan kita, sehingga senantiasa melindungi dan menolong kita dalam segala urusan.

Kedua; bersyukur dengan lisan dengan memperbanyak lafadz alhamdulillahirabbil `alamin. Dengan sering memuji Allah, Insya Allah senantiasa bersama-Nya. Dengan bersama Allah akan mengantarkan kita pada ketenangan, ketentraman, kenyamanan dan kebahagiaan hidup.

Ketiga; bersyukur dengan langkah konkret diantaranya, terus bermuhasabah pada Allah, terus meminta pertolongan pada Allah, terus bertakwa pada Allah, tidak menyekutukan Allah, serta tidak berlebihan bergantung pada manusia. Ingat harta, kedudukan itu hanya sesaat dan pemberian Allah, jangan sombong dan angkuh, apalagi bersikap arogan, aku lah orang yang lain kapiting. Beuk meunanlah bro, jangan mentang-mentang dan petenteng jabatan dengan menekan orang lain baik dengan kata-kata maupun tindakan. Ingat di atas langit ada langit.

**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Aktivis LBH Darul Misbah, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin, Fasilitator Program Dayah Ramah Anak Terintegrasi (Pro DAI) YaHijau-Unicef, Fasilitator Aksi Bergizi Flower Aceh-Unicef

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *