Sat. Jun 6th, 2026

Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang kebersamaan Punggawa Dayah Kota Banda Aceh dalam giat kenegaraan-nya

Bergerak serentak dan seirama mesti menyala

Inilah leksikon punggawa dayah sejak tahun awal pembentukannya (2016)

Dengarkan kisah aduhai

Dendang kebersamaan Punggawa Dayah Kota Banda Aceh dalam giat kenegaraan-nya

Hidup ini mesti semangat dan menayala

Jangan cemberut apalagi petentang gaya dan jabatan-nya

Lepah cok pulang, lepak jak riwang kata orang tua

Jangan mentang ada kekuasaan suka menindas kebawah baik lisan maupun perbuatan

Dengarkan kisah aduhai

Dendang kebersamaan Punggawa Dayah Kota Banda Aceh dalam giat kenegaraan-nya

Jangan merasa kuat jika belum ada lawan yang sepadan

Jangan merasa di atas awan jika bawahan tidak melawan

Balon jika kelebihan angin akan meledak

Manusia jika hilang kesabaran, maka akan melawan

Meunyo hanleh kelon, leh kekah kata petuah orang tua

Yang pasti taloe han ditem, aneuk Aceh rata-rata pejuang…, tetap semangat. Takbir

***Goresan Pena Aktivis`98, Alumni Lemhannas Pemuda Angkatan I, Direktur Aceh Research Institute (ARI), Mantan Ketum DPD Jaringan Nusantara Aceh, Mantan Ketum Remaja Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Mantan Sekjen DPP ISKADA Aceh, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Aktivis LBH Darul Misbah, Mantan Wakil Ketua DPD KNPI Kota Banda Aceh, Mantan Sekjen Presidium IKAHES FSH UIN Ar-Raniry, Presidium IKAHES FSH UIN Ar-Raniry, KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, DPP ISAD Aceh, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin, Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *