Kam. Agu 13th, 2026

    Oleh Bung Syarif**

    Waled Tgk. H. Muhibban H. M. Hajat, S.Sos. merupakan ulama, pimpinan dayah, pendidik, dan tokoh masyarakat yang berkiprah dalam pengembangan pendidikan Islam serta pembinaan kehidupan keagamaan di Kota Banda Aceh. Kiprahnya banyak berpusat pada pengembangan pendidikan dayah, pembinaan santri, dakwah, serta penguatan peran ulama dalam kehidupan masyarakat.

    Dalam pandangan Nahdliyin Waled Muhibban merupakan Pimpinan Dayah Mabdaul Ulum Al-Aziziyah yang berlokasi di dua locus yaitu: Gampong Lamtemen Timur dan  Gampong Bitai, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Dayah ini berdiri sejak 2003

    Di bawah kepemimpinannya, lembaga tersebut berkembang sebagai salah satu pusat pendidikan keislaman dan pembinaan generasi muda di Kota Banda Aceh yang terdiri dari 2 locus Batoh dan gampong Bintai

    Pengembangan Pendidikan Dayah

    Salah satu bagian penting dari kiprah Waled Muhibban adalah pengembangan sarana pendidikan dayah. Pada 22 November 2022, Dayah Mabdaul Ulum Al Aziziyah di buka lokasi baru dengan nama Bustanul Huda Al-Aziziyah yang berada di bawah Yayasan Pendidikan Islam Mabdaul Ulum Al-Aziziyah diresmikan. Peresmian tersebut dihadiri Pj Wali Kota Banda Aceh, Bapak Bakri Siddiq dan Waled Muhibban tetap sebagai pimpinannya.

    Kehadiran dayah tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan generasi muda agar memiliki penguasaan ilmu agama sekaligus mampu menghadapi perkembangan zaman.

    Pemikiran tentang Pendidikan Dayah

    Waled Muhibban juga aktif menyuarakan pentingnya pendidikan dayah yang sesuai dengan karakter dan kearifan lokal Aceh.

    Dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Dayah Kota Banda Aceh tahun 2020, beliau memberikan apresiasi terhadap program unggulan Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh yaitu; Program Santri Tahfidz dan Program Akreditasi Dayah. Ia juga menyampaikan bahwa proses akreditasi dayah perlu dilakukan secara arif dan mempertimbangkan local wisdom, karena karakter pendidikan dayah di Banda Aceh tidak dapat disamakan begitu saja dengan daerah lain di luar Banda Aceh. Beliau juga salah seoang penguji Tim Pensel rekruitmen Personil Majelis Akreditasi Dayah Aceh.

    Gagasan beliay terhadap kemajuan dayah di Aceh Umumnya dan Kota Banda Aceh khususnya menunjukkan perhatian beliau terhadap keberlangsungan tradisi pendidikan dayah sekaligus kebutuhan untuk meningkatkan kualitas kelembagaannya patut diberikan apresiasi. Ikhtiarnya dalam memajukan dayah terlihat dimana Dayah Mabdaul Ulum Al Aziziyah telah membuka jenjang SD IT dan SMP IT.

    Kiprah dalam Pembinaan Santri

    Waled Muhibban turut berperan dalam pembinaan dan peningkatan kualitas santri. Pada kegiatan Training Center dan seleksi Musabaqah Qiraatul Kutub tingkat Provinsi Aceh tahun 2025, beliau dipercaya menjadi salah satu narasumber bersama sejumlah pimpinan dayah lainnya. Waled Tgk. H. Muhibban H. M. Hajat merupakan salah satu ulama dan tokoh dayah yang cukup aktif dalam bidang pendidikan Islam, dakwah, serta kelembagaan ulama di Kota Banda Aceh

    Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan santri dalam memahami dan menguasai kitab turats serta mempersiapkan peserta untuk mengikuti kompetisi MQK tingkat provinsi.

    Kiprah dalam Kelembagaan Ulama

    Pengabdian Waled Muhibban tidak hanya dilakukan melalui lembaga pendidikan dayah. Ia juga aktif dalam kelembagaan ulama Kota Banda Aceh.

    Pada masa khidmat MPU Kota Banda Aceh 2024–2029, Waled Tgk. H. Muhibban H.M. Hajat, S.Sos. dikukuhkan sebagai Wakil Ketua I MPU Kota Banda Aceh. Pengukuhan tersebut berlangsung pada 23 Juli 2024.

    Dalam posisi tersebut, beliau turut berperan dalam memberikan pandangan, nasihat, dan masukan keagamaan terkait berbagai persoalan masyarakat serta pembangunan Kota Banda Aceh.

    Kiprah dalam Kehidupan Keagamaan Masyarakat

    Sebagai ulama dan pimpinan dayah, Waled Muhibban juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Kehadirannya dalam kegiatan-kegiatan dayah dan keagamaan menunjukkan keterlibatan yang berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan Islam, syiar agama, dan pembinaan generasi muda.

    Pada Januari 2026, misalnya, beliau menyambut kegiatan Gerakan Penghijauan di Dayah Mabdaul Ulum Al-Aziziyah yang digagas Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan dayah juga diarahkan untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada para santri.

    Berkiprah sebagai Anggota DPRK Banda Aceh

    Dokumen resmi Banda Aceh Dalam Angka juga mencatat nama Tgk. Muhibban H.M. Hajat sebagai anggota DPRK Banda Aceh pada periode 2009-2014. Catatan tersebut menunjukkan bahwa kiprah beliau pernah bersentuhan dengan ranah pemerintahan dan perwakilan masyarakat, selain bidang pendidikan dan keulamaan.

    Sosok Pendidik dan Ulama

    Dari berbagai kiprah tersebut, Waled Muhibban dapat dipandang sebagai sosok yang menggabungkan beberapa peran sekaligus: ulama, pendidik, pimpinan dayah, pembina santri, dan penggerak kehidupan keagamaan masyarakat. Wakil Ketua I MPU Kota Banda Aceh periode 2024-2029 ini aktif dalam berbagai giat pembinaan umat. Beliau selalu dipercayakan sebagai pendakwah safari Ramadhan Pemerintah Aceh setiap tahunnya. Diberbagai giat pertemuan Ulama Aceh Waled Muhibbah selalu membersamai ulama dayah Bansigoem Aceh.

    Kiprah Waled Muhibban Hajat dapat dirangkum dalam empat bidang utama yaitu: pertama, bidang pendidikan dayah, kedua bidang dakwah dan pembinaan umat, ketiga, bidang kelembagaan ulama, keempat bidang pengabdian sosial-keagamaan. Krue semangat sukses terus gure…

    ***Penulis adalah Magister Hukum Tata Negara USK, Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Direktur Forum Milenial dan Literasi Aceh, Alumni Lemhannas Pemuda Angkatan I, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Aktivis LBH Darul Misbah, ICMI Kota Banda Aceh, KAHMI Aceh

    By fmla

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *