Oleh Bung Syarif**
Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang “Al Baits”. Dipahami sebagai, pertama; Allah sebagai zat yang maha membangkitkan manusia dari alam kubur pada hari kiamat untuk dihisab dan diberi balasan atas amal perbuatannya. Kedua; Allah membangkitkan semangat, kesadaran dan hidayah dalam hati manusia. Ketiga; Allah mengutus nabi dan rasul untuk membimbing umat manusia menuju jalan yang benar.
Sebagaimana firman Allah yang artinya;
“ Kemudian sesungguhnya kamu akan dibangkitkan pada hari kiamat” (Qs. Al Mukminun; 16)
Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. Mereka berkata; “ aduhai celakalah kami siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)? Inilah yang dijanjikan Tuhan yang maha pemurah dan benarlah Rasul-rasul-Nya (Qs. Yasin; 51-52).
Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul diantara mereka, yang membcakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka kitab dan hikmah (al sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata, dan juga kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka. Dan Dialah yang maha perkasa lagi maha bijaksana (Qs. Jumuah; 2-3).
Dialah yang menidurkan kamu dimalam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan disiang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umurmu yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjaka (Qs. Al An`am; 60).
Hikmah meneladani al baits antara lain;
- Meyakini adanya hari kebangkitan dan kehidupan akhirat
- Senantiasa mempersiapkan diri dengan amal shaleh
- Menjadi pribadi yang mampu membangkitkan semangat kebaikan pada diri sendiri dan orang lain
- Tidak mudah putus asa karena Allah mampu membangkitkan harapan setelah kesulitan
Oleh karena itu spirit terbaik dalam merefleksikan al baits adalah sebagai berikut;
Pertama; bersyukur dengan hati, kita menyakini sepenuh hati bahwa Allah maha membangunkan semangat, Allah maha mengutus Rasu-rasul-Nya guna penyampaian kebenaran, pengingat kelalaian, Allah maha membangkitkan manusia dari kuburnya kelak dihari kiamat.
Kedua; mensyukuri al baits dengan memperbanyak ucapan alhamdulillahirabbil `alamin, semoha kita senantiasa Allah membangunkan kita dari keterlenaan tidur, berharap agar Allah senantiasa menuntun kita kejalan yang benar dan senantiasa taat kepada-Nya
Ketiga; mensyukuri al baits dengan tindakan nyata seperti selalu menyebut asma Allah dalam segenap aktivitas kehidupan, segera bertaubat dari segala kelalain dan kemaksiatan, senantiasa menjadi insan inovator, motivator dan istiqaman dalam berbuat kebajikan.
**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Aktivis LBH Darul Misbah, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin, Fasilitator Program Dayah Ramah Anak Terintegrasi (Pro DAI) YaHijau-Unicef, Fasilitator Aksi Bergizi Flower Aceh-Unicef
