Banda Aceh – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banda Aceh Masa Khidmat 2025-2030 resmi dilantik oleh Tgk H Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu selaku Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh di Aula Balai Kota Banda Aceh, Sabtu, 24 Juli 2026.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan pataka oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh Tgk H Faisal Ali (Lem Faisal) kepada Ketua Tanfidziyah PCNU Banda Aceh, Abati Aulia.
Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab PCNU) Kota Banda Aceh XIV sebelumnya telah resmi menetapkan Abati Aulia sebagai Ketua Tanfidziyah dan Tgk H. Sulaiman Qari sebagai Ketua Syuriah untuk periode kepemimpinan 2025-2030.
Atas pelantikan tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan selamat kepada Ketua dan seluruh jajaran PCNU Banda Aceh Masa Khidmat 2025–2030.
“Alhamdulillah, malam ini kita sedang menyaksikan lahirnya amanah baru. Amanah yang insya Allah akan dijalankan dengan penuh keikhlasan untuk melayani umat, memperkuat dakwah, membina generasi, menjaga persatuan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kota Banda Aceh,” ujar Illiza.
Illiza mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh memandang keberadaan Nahdlatul Ulama bukan hanya sebagai organisasi kemasyarakatan Islam, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, cerdas, berakhlak, dan harmonis.
“Karena itu saya berharap Nahdlatul Ulama terus mengambil bagian yang semakin besar dalam menyukseskan Program Kekhususan Aceh, menjadi pelopor dakwah yang menyejukkan, memperkuat pendidikan Islam, membimbing generasi muda, serta menjaga persatuan umat,” katanya.
Lebih lanjut, Illiza memaparkan sejumlah program prioritas Pemko Banda Aceh dalam RPJM 2025–2029. Menurutnya, seluruh program tersebut akan lebih berhasil apabila didukung oleh kekuatan moral dan spiritual masyarakat.
“Di sinilah kami berharap NU terus menjadi mitra pemerintah, memberikan masukan, mengawal pembangunan, sekaligus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Banda Aceh, Abati Aulia menyampaikan komitmen kepengurusan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh di berbagai bidang.

“Atas nama PCNU, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Wali Kota dan seluruh jajaran, serta Ketua DPRK atas dukungan dan perhatian, sehingga pelantikan dapat terlaksana dengan baik.”
“Sinergi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menghadirkan maslahat, menghidupkan Ahlussunnah wal Jamaah, dan mewujudkan kota kolaborasi yang religius, adil dan bermartabat,” ujar Abati Aulia.
“Kami siap berkontribusi untuk umat. Hakikatnya kami adalah khadimul ulama, pelayan para ulama dan umat,” ujarnya lagi.
Turut hadir pada acara tersebut, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, unsur Forkopimda Kota Banda Aceh beserta sejumlah pejabat lainnya, para ulama, dan keluarga besar Nahdlatul Ulama Kota Banda Aceh. (CPR)

