Fri. May 22nd, 2026

Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) membahas tentang “ Al Jalil”. Dipahami Allah adalah zat yang besar dan lagi mulia. Asmaul husna yang dekat maknanya dengan al jalil adalah al kabir dan al `azhim. Al kabir para ulama memaknai sebagai Allah zat yang kebesaran-Nya sempurna dari segi zat-Nya; al jalil dimaksudkan untuk kebesaran Allah sempurna di dalam sifat-Nya dan al azhim digunakan untuk merujuk makna bahwa kebesaran Allah sempurna di dalam keduanya, baik dalam zat maupun dalam sifat-Nya.

Dalam kontek al jalil, kebesaran dan kemuliaan Allah mewujud dalam kesempurnaan sifat-Nya, seperti kepengasihan-Nya, kepenyayangan-Nya, kepemurahan-Nya, kelembutan-Nya, kesantunan-Nya, ketinggian-Nya, kebijakan-Nya, kedalilan-Nya, kekekalan-Nya dll.

Allah berfirman yang artinya; Dan tetap kekal zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan (Qs. Ar- Rahman; 27).

Maha suci nama Tuahmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan (Qs. Ar- Rahman; 78)

Dalam ayat tersebut terdapat sifat Allah yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Hikmah memahami al jalil adalah pertama; menumbuhkan rasa takzim dan hormat kepada Allah, kedua; menjauhkan diri dari kesombongan, ketiga; menyadarkan bahwa manusia  kecil dihadapan Allah. Keempat; membuat hati lebih tenang dan tentram.

Oleh karena itu, cara terbaik dalam merefleksikan spirit al jalil adalah sebagai berikut;

Pertama; bersyukur dalam hati dibuktikan dengan menyakini sepenuh hati bahwa Allah maha besar lagi mulia dalam seluruh sifat dan keadaan-Nya

Kedua; mensyukuri al jalil dengan memperbanya lafadz alhamdulillahirabbil `alamin semoga Allah senantiasa mengaruniakan taufik dan hidayah-Nya kepada kita sehingga menumbuhak sifat kemuliaan  dengan menjadi insan yang bertakwa

Ketiga; mensyukuri al jalil dengan perbuatan nyata dengan cara berusaha menjadi pribadi  yang menjaga kehormatan diri dan keluarga, menjadi orang yang murah hati, berkasih sayang, insan yang bermamfaat, kesantunan yang tinggi, bertawakal kepada Allah, tidak sombong, saling menghargai sesama insan.

**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *