Oleh Bung Syarif**
Dengarkan kisah aduhai
Dendang merespon Implementasi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pusat Ibukota
Program Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) masuk Asta Cita-nya
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh telah mensosialisasikan kebijakan Kemendikdasmen-nya
Dengarkan kisah aduhai
Dendang merespon Implementasi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pusat Ibukota
16 OPD/Instansi terkait diundang khusus-nya

Guna menyampaikan arah kebijakan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo-nya
Wajib belajar 13 Tahun mesti terlaksana di 23 Kab/Kota, Aceh-nya
Dasbor ATS kanal monitoring dan dasar pengambilan kebijakan Gubernur Aceh/Bupati/Walikota-nya
Rilis 1 Mai 2026 di Aceh sebanyaj 75.000 ATS-nya untuk Banda Aceh 1.726 yang menyebar pada 90 gampong-nya
Data berbasis NIK, E-MIS dan Dapodik-nya
Verifikasi data dan validitas data menjadi penting guna menurunkan angka-nya
Dengarkan kisah aduhai
Dendang merespon Implementasi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pusat Ibukota
12 Mei 2026 Carlie Papa Romeo (CPR) mewakili Kadisdik Dayah Kota Banda Aceh-nya

Hadir melakukan sharing dan diskusi terpokus di Forum ATS Kab/Kota
Bunda Ita Marliani, M.Ed narasumber utama-nya
Menyampaikan arah dan kebijakan Kemendikdasmen RI di Kota Banda Aceh-nya
Ruang Sekdisbud Banda Aceh locus dialektika-nya
Rencana Tindak Lanjut (RTL) wajib dibuat oleh seluruh peserta giat-nya
Langkah awal CPR menyusun RTL Giat Sosialisasi bagi ASN Disdik Dayah Kota Banda Aceh-nya
20 Mei 2026, Giat Sosialisasi Implementasi ATS dan solusi menurunkan angka ATS yang masih tinggi di Banda Aceh mesti pakai “jurus berkolaborasi alam semesta”
Para peserta sosialisasi jajaran pejabat dan ASN Disdik Dayah Kota Banda Aceh-nya
Bapak Sekdis, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Kasi SDM, Kasi Manajemen, Kasubbag Program, Keuangan dan Pelaoran juga hadir disana
Alhamdulillah, tugas dan komitmen RTL ATS sudah tuntas dilaksanakan untuk tahap awal-nya
Krue semangat……..
Jurus berkolaborasi alam semesta, strategi jitu dalam menurunkan ATS di Tahun 2026-nya
Pelan tapi pasti, angkat ATS di Kota Banda Aceh dapat kita kurangi, Takbir!!
**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin
