Thu. Jun 25th, 2026

Aceh Besar-Stunting pada balita Aceh menduduki peringkat ke-31 dari 34 provinsi di Indonesia dengan persentasi sebesar 37,3%. Sementara stunting pada anak baduta ada di peringkat ke-34 dari 34 provinsi dengan persentasi sebesar 37,9% (Riskesdas 2018). Persentasi tersebut menunjukkan bahwa stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Aceh yang dapat menjadi ancaman loss generation bagi Aceh, ungkap Amrina Habibi Kabid PPA pada DP#A Provinsi Aceh pada Giat Edukasi Literasi Kesehatan Anak Sabtu, 12 Agustus 2023 di SD Lam Isek Peukan Bada, Aceh Besar.

Kegiatan yang digagas Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Propinsi Aceh, patut kita berikan Apresiasi, ungkap Amrina Habibi. Kegiatan semacam ini mesti dilaksanakan di berbagai Kab/Kota di Aceh.

Sementara Said Muntahaza, SKM, M. Kes Ketua IAKMI Aceh yang diwakili Sekjen IAKMI Aceh, Ambiya Nurdin mengatakan berbagai ragam kegitan Edukasi Literasi Kesehatan Anak yang berlangsung di SD Lam Isek Aceh Besar diantaranya Pola Hidup bersih dan sehat disekolah meliputi; Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Kesehatan Gigi dan Mulut (Gosok Gigi bersama), Pojok Gizi dan Pemberian Tablet Tambah Darah, Pemeriksaan Kesehatan Anak, Game dan Olah Raga serta Pojok Literasi (Pustaka Keliling).

Sementara Dekan Fikes Unaya, Dr. Lensoni, M.Kes mengatakan tujuan kegiatan ini adalah: Pertama; Meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk upaya Kesehatan bagi anak-anak, Kedua; Mengajak masyarakat dan anak-anak usia sekolah untuk berpartisipasi dalam upaya promotif dan preventi serta perubahan perilaku kesehatan ke arah yang lebih baik, Ketiga; Meningkatkan peran serta civitas akademika kesehatan masyarakat dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan komunitas anak sekolah untuk peduli program kesehatan preventif dan promotif, Keempat; Meningkatkan peran anggota IAKMI untuk menjadi champion upaya promotive preventif Kesehatan masyarakat di Aceh, Kelima; Meningkatkan peran IAKMI dalam berkontribusi ke tujuan strategis pembangunan nasional dan Daerah secara berkelanjutan.

Lebih lanjut Lensoni mengatakan “bagaimana kita melakukan upaya jangan sakit, makamencegah dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah hal yang prioritas yang wajib kita edukasi dan bangun bersama”. Fikes siap membantu kerja-kerja pemerintah daerah dalam advokasi PHBS dan Stunting yang kini menjadi program penting pemerintah. Kami siap memobilsasi dosen dan mahasiswa, ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari Siswa SD, Pengurus Daerah IAKMI Prov Aceh, Civitas Akademika FKM Unaya, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Puskesmas Peukan Bada, Dewan Guru Sekolah Dasar Negeri Lam Isek, PAUD Desa Lam Isek serta Masyarakat Desa Lam Isek (Red)

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *