Fri. Feb 23rd, 2024

Banda Aceh-Dalam rangka Implementasi Program Dayah Ramah Anak Terintegrasi (Pro-DAI) di Aceh dengan pendekatan disiplin positif, Yayasan Aceh Hijau-Unicef melatih 27 Fasilitator Pro DAI, guna penguatan kompetensi Sumber Dayah Tendik Dayah. Program berbasis pendekatan budaya dan nilai agama Islam dalam membentuk karakter anak didik (santri) dayah yang berakhlakul qarimah dalam berbagai tindakan dalam dunia akademik dan pemberian hukuman dilingkungan dayah, ungkap Direktur Yayasan Aceh Hijau, Syarifah Marlina Al Manzhir.

Para peserta dilatih oleh Trainer Nasional JH Souisa selama 5 hari sejak tanggal 14 Mai -18 Mai 2023 (Minggu-Kamis) di Hotel Mekkah, dibuka langsung oleh Kabid SDM Disdik Dayah Aceh, M. Andri, MH Adapun peserta berasal dari unsur Dayah, Pejabat Teknis yang berasal Disdik Dayah Aceh, Disdik Dayah Kab/Kota, Kanwil Agama Aceh, DP3A Provinsi Aceh, Kanmenag Kab/Kota serta Tim Pro-DAI Yayasan Aceh Hijau. Lebih lanjut Syarifah mengatakan sebagai langkah awal peserta yang dilatih berasal dari Kota Banda Aceh, Bireun, Lhokseumawe, Aceh Utara dan Provinsi Aceh.

Syarifah berharap nantinya Fasilitator yang dilatih menjadi Trainer di Kab/Kota pada 30 Dayah yang menjadi pilot projek di Dayah. Sementara Dr. Abdul Syukur, M.Ag peserta yang mewakili Kanwli Agama Provinsi Aceh memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Pelatihan ini langkah yang baik dalam mendorong terwujudnya Dayah Ramah Anak Terintegrasi di Aceh. Hal ini juga diamini oleh Muhammad Syarif, SHI, MH peserta yang mewakili Disdik Dayah Kota Banda Aceh. (Red)

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *