Banda Aceh-Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kota Banda Aceh melakukan penelusuran dan penanganan terhadap seorang lansia terlantar atas nama YR (±65 tahun), yang diketahui berasal dari Tapaktuan. Lansia tersebut dilaporkan oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh ditemukan berada di kawasan Terminal Keudah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, TRC Dinas Sosial Kota Banda Aceh segera melakukan asesmen dan penanganan di lokasi. Setelah dilakukan koordinasi dan penelusuran, YR kemudian berhasil dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banda Aceh yang berada di kawasan Lamjabat untuk mendapatkan pelayanan dan penanganan lebih lanjut, ungkap Irwanda Jamil, S.Ag Kabid Rehabilitasi Sosial
Sebelum dibawa ke rumah singgah, kondisi kesehatan YR terlebih dahulu diperiksa oleh petugas Puskesmas Keliling Kecamatan Baiturrahman. Setelah tiba di Rumah Singgah Dinas Sosial, pemeriksaan kesehatan kembali dilakukan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Meuraxa guna memastikan kondisi fisik dan kebutuhan medis yang diperlukan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, YR memerlukan penanganan medis lebih lanjut sehingga pihak terkait memutuskan untuk melakukan rujukan ke Rumah Sakit Meuraxa untuk mendapatkan perawatan dan pelayanan kesehatan yang optimal.
Lebih Lanjut Irwanda mengatakan Dinas Sosial Kota Banda Aceh melalui TRC terus berkomitmen memberikan pelayanan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia terlantar, dengan melakukan penjangkauan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta memastikan akses terhadap layanan kesehatan dan perlindungan sosial.
Tim TRC juga sudah menghubungi pihak keluarga di Tapaktuan. Setelah perkembangan kesehatannya membaik, YR akan di pulang kan ke daerah asal di Tapak Tuan (Reunifikasi). Sebelumnya Tim Reaksi Cepat sebelumnya juga melakukan pembinaan warga Aceh Besar yang menghirup Lem seorang Ibu Rumah Tangga dan Anak di Taman Krueng Aceh atas laporan Warga. Ikhtiar Dinsos Banda Aceh dalam mengatasi berbagai problem sosial, kemiskinan dan prilaku sosial terus dilakukan secara bermartabat, berkeadilan dan berkeadaban ungkap Irwanda yang juga Aktivis KAHMI Aceh. Kita terus berkolaborasi dengan berbagai Mitra Bestari sebut Saja Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Dinkes, Disdik Dayah, Dinas Syariat Islam termasuk Ormas/OKP, Komunitas Panguyuban Se-Aceh, RAPI Kab/Kota, Kampus serta LSM yang bergerak dalam bidang sosial dan kemanusian, (JZ01CPR)

