Sel. Jul 21st, 2026

Oleh Lahmuddin Yurdani**

Kulalui kehidupan dengan segenap harapan

Walau harus melewati kerikil kerikil tajam

Aku hidup dalam angan- angan bayangan yang menjulang

Cita-citaku sangat berlebihan

namun mulia dalam harapan..

Aku bagaikan musafir yang tidak tahu arah dan tujuan hingga aku karam di tengah lautan

Dalam kefanaan aku hanyut menuju tepian

Namun apa daya  deburan ombak menghempaskanku di atas karang yang tajam.

Remuk sudah tulang belulang 

Namun aku tetap menggapai 

Tepian

Dengan secerca harapan

Kadang aku letih 

Dalam tangisan

Seakan hidup tiada harapan 

Kadang aku tersenyum

Dalam kegetiran

Dalam keputusasaan

Inikah cobaan

Mengapa aku harus menyerah dengan kegagalan

Mengapa aku bertumpu dengan kemampuan 

Bukan kah kekuatan doa melebihi harapan

Azan subuh membangunkanku..

Tetesan air wudhuk mengingatku

Arti mimpiku

**Goresan Pena Pujangga, Putra Barsela

By fmla

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *