Oleh Bung Syarif**
Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang Al `Aliy. Secara umum dipahami bahwa Allah adalah zat yang maha tinggi yang tak tertandingi akan eksistensi-Nya, kedudukan-Nya, kekuasaan-Nya dan segala kesempurnaan-Nya yang lain.
Sejatinya kita jangan menjadi insan yang merendahkan orang lain baik dengan lisan dan sikap kita. Sebagaimana firman Allah ; “Sucikanlah nama Tuhanmu yang maha tinggi” (Qs. Al A`la;1). Demikianlah, karena sesungguhnya Allah. Dialah yang hak dan sesungguhnya apa saja mereka seru selain Allah itulah yang bathil, dan sesungguhnya Allah, Dialah yang maha tinggi lagi maha besar (Qs. Lukman; 30). “ Dan Dia maha tinggi lagi maha besar (Qs. Al Baqarah; 255).
Oleh karena itu cara terbaik dalam merefleksikan spirit Al `Aliy adalah sebagai berikut;
Pertama; menyakini sepenuh hati bahwa Allah maha tinggi tanpa bermaksud merendahkan hamab-hamba-Nya.
Kedua; mensyukuri al `aliy dengan memperbanyak lafadz alhamdulillahirabbil `alamin, semoga Allah menganugerahi ketinggian budi pekerti dan akhlak mulia kepada kita.
Ketiga; mensyukuri al aliy dengan tindakan nyata seperti menjadi pribadi yang tidak merendahka orang lain, menjadi pribadi yang tawadhu` (rendah hati) kepada Allah, tidak sombong karena sesama manusia tetap hamba Allah, berakhlakul karimah. Karena dengan berakhlakuk karimahlah muncul kemuliaan baik dalam pandangan manusia maupun pandangan Allah.
**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin
