Sun. May 3rd, 2026

Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, kali ini Carlie Papa Romeo (CPR) mengupas tentang  “Al Basith”. Dipahami sebagai anti tesis terhadap  Al Qabidh.  Karnanya Al Basith ini mengantarkan kita untuk merenungi kembali tentang bagaimana Allah mengatur hal ikhwal makhluknya dalam hal melapangkan, menambah atau melipat gandakan rezeki juga umur hamba-hamba-Nya.

Secara sederhana dipahami sebagai zat maha kuasa melapangkan segala urusan hamba-hamba-Nya. Allah memudahkan rezeki kepada orang-orang yang dikehendakin-Nya. Dalam banyak tempat Al-Qur`an menukilkan; Sesungguhnya Allah melapangkan rezeki kepada siapa saja yang dikehendakinya, Dia mengetahui lagi maha melihat dan hamba-hamba-nya (Qs. Al Isra`;30). Allah melapangkan rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki diantara hamba-hamba-Nya dan Dia pula yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu (Qs. Al Ankabut;62).

Dan jika Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas dimuka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia maha mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya lagi maha melihat (Qs. Al Syura;27).

Siapa saja yang memberikan pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan harta dijalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.Dan Allah menyempitkan dan melapangkan rezeki dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan (Qs. Al Baqarah;245).

Karna itulah jalan terbaik dalam merefleksikan spirit Al Basith adalah sebagai berikut:

Pertama; menyakini sepenuh hati bahwa Allah adalah zat yang maha melapangkan segala sesuatu. Allah melapangkan urusan hama-hamba-Nya. Allah pula yang memberikan kesenangan kepada para hamba-Nya, memanjangkan usia hamba-Nya, memberikan kemulian dan kedudukan para hama-Nya, karna itu jagan merasa sombong dan angkuh jika telah diberikan kemuliaan (kedudukan) jabatan.

Kedua; mensyukuri Al Basith dengan memperbanyak lafadz alhamdulillahirabbil `alamin, seraya memohon kepada Allah agar kita terhindar dari sifat sombong, angkuh dan takabur

Ketiga;  mensyukuri Al Basith dengan menjadi insan yang lebih luwes, suka melapangkan urusan orang lain, tidak mempersulit, selalu memberikan kesenangan kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan dan bantuan. Ingat mudahkan urusan orang lain, Insya Allah urusan anda akan dimudahkan oleh Allah.

**Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *