Mon. Jun 29th, 2026

Oleh Bung Syarif**

Rasa-rasanya tidak ada insan aktivis yang tak kenal sosok srikandi yang super lincah dan energik ini, beliau bernama Cut Asmaul Husna, S.Ag, MM Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry (Red IAIN Ar-Raniry). Ia adalah aktivis reformasi 1998 Asal Aceh terlibat dalam berbagai geraka  mahasiswa dimasa-nya.  Namanya dikenal dalam beragai kegiatan sosial, politik dan pemberdayaan masyarakat khusunya berkaitan dengan Aceh.

Ia juga tercatat sebagai salah seorang Dosen Universitas Teuku Umar program Studi Ilmu Administrasi Negara.  Cut Asmaul Husna mempunyai nama pamiliar “Pocut”. Aktif sebagai akademisi, peneliti serta narasumber dalam isu administrasi publik, tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, pembangunan, demokrasi, penyiaran/penyebarluasan informasi publik dan pemberdayaan perempuan.

Carlie Papa Romeo (CPR) tentu beruntung bisa membersamai Pocut dalam satu wadah “Silaturrahmi aktivis`98 Aceh”. Srikandi yang tangguh, pemilik callsign “Alpa Carlie Alpa” kala itu juga sangat aktif dalam menyapa teman-teman Relawan “Radio Antar Penduduk Republik Indonesi (RAPI) Wilayah Aceh.  Beliau banyak terlibat dalam bantuan komunikasi kala itu.

Era `98 adalah masa kejayaan Pocut. Diera itu nama-nama beken UIN Ar-Raniry yang sangat vokal sebut saja Muhammad Nazar (Wagub Aceh 2007-2012), Efendi Hasan (Dosen FISIP USK), Syarifudin Abe (Dosen UIN Ar-Raniry), Akmal Abzal (Mantan KIP Aceh), Alfian (Dosen Unimal) serta sejumlah nama-nama beken lainnya. Tentunya Carlie Papa Romeo tidak bermaksud mengecilkan peran aktivis `98 yang lainnya, hehe.

Kembali ke menu utama, Pocut, Wapres`98 juga sosok insan pemurah. Suka membantu teman, jika berpergiar bersamanya berbagai menu cemilan diborong serta menu-menu tambahan dalam perjalanan diborong sama Pocut. Soal kemurahan hati dan kebaikan tidak ada tandingan. Saat ngopi deltapun di Abu Kopi jari jemantiknya duluan bergerak. Selaku junior diantara senior yang “qece dan keras” dimasa-nya, CPR tentu salah seorang aktivis muda yang beruntung bisa membersamai tokoh-tokoh/aktivis beken di masa-nya.

Senin, 29 Juni 2026. Kami mendapat undangan kehormatan dari Abu Sibreh atawa Lem Faisal. Ketua MPU Aceh yang luwes Ilmu Agamanya, santun tutur katanya, luas jaringannya dan progresif dalam melakukan pentadbiran dayah di Aceh. Lem Faisal juga salah seorang Majelis Masyaikh (penjamin mutu Pesantren/Dayah se-Nusantara) periode 2021-2026 yang berjumlah 9 orang yaitu;

  1. Prof.Dr.Nyai Hj. Amrah Kasim, Lc, MA
  2. Prof Dr.KH.Abd. A`la Basyir, M.Ag
  3. Dr. KH. Abdul Ghofur Maimun
  4. Nyai Hj. Badriyah Fayumi, Lc, MA
  5. KH Tgk. Faisal Ali (Lem Faisal)
  6. Dr. KH. A.Muhyiddin Khotib
  7. KH. Azis Afandi
  8. KH.Abdul Ghoffarrozin
  9. KH. Jam`an Nurchotib Mansur (Yusuf Mansur)

Lemba ini dibentuk oleh Bapak Jokowi guna menjaga standar mutu pendidikan pesantren/dayah sekaligus memastikan kurikulum dan tradisi pesantren/dayah tetap sesuai karakter keislaman Indonesia.

Syahdan, kami mendapat undangan kehormatan di Pesantren Agro Pertanian/ Lampoeh Tadris Agro (LATA) yang luasnya sekikat 32 Hektar. Baru digarab 10 hektar yang diresmikan oleh Wakil  Menteri Pertanian, Harvick Husnul Wolbi, ST tanggal 21 Desember 2023. Di lahan ini ditanam 1300 jenis tanaman seperti durian, rambutan, kopi, mangga, alpukat, pisang, manggis, kelapa dan lain-lain.

Dilahan ini juga dikembangkan peternakan kambing, ayam petelor, ayam kampung, itik, sapi. Lem Faisal memang keren. Nanti CPR ulas tuntas LATA di pahatan qalam episode riang gembira, hehe.

Kembali ke menu utama; “Pocut”, Srikandi aduhai. Lincah, gercep, dermawan. Barsela wilayah cari cuannya sekaligus kicauan akademik-nya. Pocut juga suka memberi tips buat Tgk yang mengelola LATA, jika membeli telur pasti memberi tips. Hehe, Pocut bereh.

***Penulis adalah Aktivsi`98, Magister Hukum Tata Negara USK, Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute, Direktur Forum Milenial Literasi Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, KAHMI Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Mantan Sekjen DPP ISKADA Aceh, Mantan Ketum DPD Jaringan Nusantara Aceh, Mantan Ketum Remaja Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *