Wed. May 13th, 2026

Oleh Bung Syarif**

Sahabat yang super, Carlie Papa Romeo (CPR) kali ini membahas tentang “Al Halim”. Dipahami Allah adalah zat yang maha penyantun terhadap makhluk-Nya, welas asih terhadap hamba-hamba-Nya, Allah senantiasa menolong hamba, hamba-Nya, memahami isi hatinya, memenuhi kebutuhan hidupnya dengan sunatullah-Nya.

Seringkali manusia lupa, tatkala ia banyak kealfaan dan dosa, Allah tidak membalasi-Nya seketika itu siksaan (karma), kenapa itu bisa terjadi? Karna Allah itu memiliki sifat al halim, dimana Allah maha penyantun.

Sebagaimana firman Allah yang artinya; Dan ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu, maka takutlah kepada-Nya dan ketahuilah bahwa Allah maha pengampun lagi maha penyantun (Qs. Al Baqarah; 235).

Dan demikian juga pada ayat lain yang maknanya, lagint yang tujuh, bumi dan semua yang ada didalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuni-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah maha penyantun lagi maha pengampun (Qs. Al Isra`; 44)

Oleh karena itu jalan terbaik dalam merefleksikan spirit al halim adalah dengan jalan sebagai berikut;

Pertama; menyakini sepenuh hati bahwa Allah adalah zat maha penyantun, maha baik kepada hamba-hamba-Nya, maha welas asih kepada siapapun yang berbuat salah sekalipun, maha mengampuni hamba-hamba-Nya yang bertaubat.

Kedua; mensyukuri al halim dengan terus memperbanyak lafadz alhamdulillahirabbil `alamin. Allah sabar yang tidak segera membalas kejahatan dan keburukan hamba-hamba-Nya, karna Allah menunggu pertaubatan kita.

Ketiga; mensyukuri al halim dengan tindakan nyata ayitu meneladani dan mengukukhannya dalam kehidupan sehar-hari diantaranya menjadi pribadi yang penyantun dengan menjadi insan yang baik budi bahasa dan tingkah lakunya, tidak mudah menghakimi orang lain, menjadi orang yang sopan, orang yang suka menolong, menaruh belas kasihan, responsif, menjadi insan yang sabar, tidak mudah marah, bijak dalam mengambil keputusan serta memafkan kesalahan selama masih bisa diperbaiki.

****Goresan pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Direktur Aceh Research Institute (ARI), KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, DPP ISAD Aceh, PW Syarikat Islam Aceh, Wakil Ketu DPD BKPRMI Banda Aceh. Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *