Wed. Jul 24th, 2024

Banda Aceh-Yayasan Aceh Hijau (YaHijau) dan Unicef melaksanakan Penyusunan Modul Program Ramah Dayah Ramah Anak (Po DAI) dengan pendekatan Disiplin Positif  (Dispo) berbasis Budaya Local Dayah Aceh dan perspektif Islam, sejak tanggal 8-10 Agustus 2023 di Hotel Mekkah.

Kegiatan ini dikuti 10 peserta yang terdiri dari unsur Fasilitator yang telah dilatih baik yang berasal dari unsur Dinas Pendidikan Dayah Kab/ Kota, Kanwil Kementerian Agama Aceh, unsur Pimpinan Dayah, Tim Unicef-YaHijau, Pejabat DP3A serta unsur Akademisi UIN Ar-Raniry dan HUDA Aceh.

Kegiatan ini bertujuan merumuskan kembali Modul Dispo yang disusun oleh Tim Nasional  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riser dan Teknologi, agar sesuai dengan karakteristik lokal dayah di Aceh serta rujukan ke-Islaman, ungkap Syarifah Marlina AlMunzhir, Direktur YaHijau. Sebagaimana dipahami  Program Dayah Ramah Anak Terintegrasi (Pro DAI) merupakan  suatu program mulia yang digagas YaHijau-Unicef berlangsung selama 18 bulan (1 Desember 2022-31 Mai 2024).

Kegiatan yang mendapat dukungan dana maksimal Unicef, bertujuan memperkuat kapasitas stakeholder, Dayah dan Gampong/Desa serta menciptakan lingkungan pendukung untuk melindungi anak dari kekerasan, esploitasi perlakuan salah serta dukungan kesehatan mental dan psikososial dengan pendekatan Dispo di Dayah, gampong/desa dan keluarga (rumah).

Lebih lanjut Syarifah mengatakan sasaran kegiatan ini adalah 30 dayah dan desa (gampong) di Aceh meliputi Kota Banda Aceh, Bireun, Lhokseumawe dan Aceh Utara. Penerima program ini diawali dengan asesmen awal di dayah sebagai penerima program berdasarkan rekomendasi Dinas Pendidikan Dayah Kab/Kota. Dilanjutkan dengan Pelatihan Training Of Trainer (ToT) Fasilitator Dispo selama 5 hari sejak tanggal 14-18 Mai 2023 di Hotel Mekkah yang diikuti 27 orang calon fasilitator, dibahani langsung oleh tutor nasional JH Souisa. Adapun peserta ToT Fasilitator Pro DAI berasal dari unsur Disdik Dayah Aceh, Disdik Dayah Kab/Kota, Kanwil Agama serta guru/wakil pimpinan dayah.

Program Pro DAI ini juga mendapat dukungan HUDA Aceh, ungkap Alumni Prodi Bahasa Inggris UIN Ar-Raniriy. Guna memperkuat program Pro DAI, YaHijau-Unicef juga telah melatih 20 fasilitator Pro DAI angkatan pertama sejak tanggal 15-18 Juli 2023 di Residever Lhoknga, Aceh Besar, baik yang berasal dari Dayah penerima program (fasil internal) maupun fasilitator open recruitmen (fasil eksternal) yang berasal dari luar dayah.

Tentunya, kita berharap lahirnya Modul Dispo berwawasan ke-Islaman dan ke Acehan dengan mengadopsi Budaya Akademik Dayah Aceh menjadi icon baru dalam Implementasi Pro DAI di lingkungan Dayah ungkap Kang Asep, fasilitator Unicef perwakilan Aceh. (red)

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *