Fri. Jun 14th, 2024

Oleh Bung Syarif*

Sekian lama aku menjalani hidup bersamamu Sahabat

Susah, sedih, bahagia kita rasa bersama di Kabilah Punggawa Dayah

7 Tahun bersamamu, sahabatku di rumah Punggawa Dayah kita diajarkan untuk setia bersama

Begitu banyaknya kenangan kita lalui bersama

Yang membekas di lembar perjalanan hidup dalam pentadbiran dayah di Kuta Raja

Sahabat, lembar itu tidak untuk dikenang bagiku

Itulah bukti dan saksi persahabatan dalam leksikon kenegaraan

Walau itu tak berwujud apapun

Aku tak kan bisa menghilangkannya dari ingatan

Aku akan ingat selalu senyummu wahai Kabilah Dayah yang setia dan tulus dalam pengabdian

Senyum yang selalu membawa kegembiraan bersama

Betapa indahnya kebersamaan ini

Meski, kesibukan tak menjadi halangan untuk kita bernostalqia bersama

Sahabat…

Dulu aku pernah menghilang 6 bulan dari kabilah punggawa dayah

Tapi kini aku pergi untuk kembali

Jangan lupakan sejarah kita pernah bersama

Sejak 2016, kita mulai melakukan pentadbiran dayah bersama-sama

Suka dan duka telah kita lewati

Sahabat…..

Disini kita kembali berjumpa

Dalam satu tugas mulia

Menyapa Abi, Waled, Umi dan Abati atawa sebutan lainnya

Jangan mudah termakan fitnah dan hasutan sesama

Ingat mutiara itu akan bersinar, walau dipendam dalam lumpur

Yang baik akan tetap baik

Begitupun sebaliknya

Allah maha tahu apa yang kita perbuat

Bersyukurlah pada yang kuasa

Hidup ini sekali

Karna itu berbaktilah dengan setulus jiwa

Jangan jadi pendengki apalagi menghasut sesama

*Goresan Pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Banda Aceh, Mantan Aktivis`98, Pengiat Lembaga Bantuan Hukum, Alumni Lemhannas Pemuda Angkatan I

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *