Wed. Feb 28th, 2024

Oleh Bung Syarif

Dikutip dari berbagai sumber, pangsit atau yang dikenal juga dengan nama wonton disebut-sebut berasal dari Tionghoa sejak zaman Dinasti Tang (618-906). Sebenarnya terdapat makanan yang menjadi asal mula lahirnya pangsit saat itu, yaitu “jiaozi”.  Makanan ini dibuat dari adonan tepung yang tipis dengan isi di dalamnya dan dihidangkan bersama sup tradisional. Jiaozi semakin terkenal karena disajikan dalam Festival Musim Semi dan perayaan tahun baru. Pangsit dalam filsafat kuno dikenal sebagai hundun.

Diabad ke-6 Mie Pangsit diolah dengan menambah berbagai ramuan, yang akhirnya berkembang di seluruh Nusantara. Ternyata di Dayah Darul Fikri Al Waliyah dijadikan menu istimewa bagi santri penghafal Al-Qur`an atawa dikenal Santri Tahfidz.

Selasa  4 Oktober 2022, para Punggawa Disdik Dayah Banda Aceh melakukan Safari Evaluasi Santri Tahfidz pada Dayah Darul Fikri Al Waliyah Gampong Cot Lamkeuweuh, Kec. Meuraxa Kota Banda Aceh.  Abi Wahyu Mimbar Pimpinan Dayah Darul Fikri dengan sigapnya menyuguhkan Mie Pangsit Ala Darul Fikri Al Waliyah, masakan Umi yang penuh selera. Rasanya beda tipis dengan Mie Pangsit pada masa Dinasti Tang. Makyoes dan enak tenang, ungkap Saiful Bahri, sang legendaris, ludes,hehe.

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *