Banda Aceh- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh Cut Azharida, SH mengatakan ada beberapa strategi yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mencapai Kota Layak Anak (KLA) paripurna.
“Posisi kita saat ini di Nindya artinya ada dua peringkat lagi yang harus kita lewati yaitu Utama dan KLA Paripurna. Untuk bisa ke dua peringkat itu tentu ada banyak yang harus dilakukan Pemko, tetap ketentuannya dalam ukuran 24 indikator itu tapi sudah lebih mendetail dan mendalam,” kata Azharida, Senin (06/05/2024).
Azharida mengatakan adapun strategi-strategi yang bisa dilakukan Pemko yaitu menggerakkan sumber daya, meningkatkan partisipasi masyarakat, mendorong partisipasi dunia usaha dan media untuk mendukung 24 indikator tersebut.
Juga, meningkatkan layanan yang diperuntukan untuk anak-anak baik infrastruktur atau kesiapan SDM dan program-program yang ramah anak dan mendorong partisipasi anak. Optimalisasi Peran dan Fungsi Forum Anak, Klinik Gugus Tugas Kota Ramah Anak, Rakor Gugus Tugas Kota Layak Anak secara berkala, serta mendorong sinergisitas OPD dalam Implementasi Qanun Kota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2021 (Red)
