Banda Aceh- Muhammad Syarif, SHI, MH Direktur Forum Milenial Literasi Aceh (FMLA) memberikan apresiasi atas berbagai terobosan Disduk Capil Banda Aceh yang konsisten mengembangkan program inovasi dalam pelayanan publik sebut saja pelita hati yang dilakukan oleh Heru Triwijanarko, S.STP, M.Si Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Banda Aceh, program yang memberikan kemudahan bagi warga Kota Banda Aceh dalam memperoleh akte kelahiran anak.
Sebagaimana dipahami Disduk Capil Banda Aceh melakukan Penandatangan Perjanjian Kerja (PKS) dengan RSUD Meuraxa Banda Aceh (Rabu, 31/5/2022) dalam program pemamfaatan data indentitas penduduk dan pelita hati yaitu pelayanan akta kelahiran terintegrasi dimana warga kota Banda Aceh yang melahirkan di RSUD Meuraxa nantinya akan diurus pihak rumah sakit. Program yang berlangsung di era Ibu Emila Sovayana dilanjutkan kembali oleh Bapak Heru Triwijanarko serta dengan mengembangkan berbagai inovasi yang lainnya di Tahun 2025.
Disduk Capi Banda Aceh juga meraih prediket sangat baik dari Kementerian Dalam Negeri pada penilaian kinerja semester I Tahun 2025 dengan nilai 90, prestasi ini menempatkan Disduk Capil Banda Aceh masuk dalam 30 Disduk Capil terbaik se-Kabupaten/Kota di Indonesia.
Berbagai prestasi juga diraih di Tahun 2025-2026 sebut saja memperoleh Nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) triwulan I Tahun 2025 nilai 93.61 (sangat baik), Survey SKM triwulan II Tahun 2025 nilai 97,53 (sangat baik).
Meraih prediket sangat baik dari menteri Dalam Negeri dalam penilaian administrasi kependudukan tahun 2026, Cakupan kepemilikan KTP elektronik tertinggi di Aceh mencapai 99,37

Berdasarkan hasil investigasi FMLA, sosok Heru Triwijanarko salah seorang Birokrat Muda Kota Banda Aceh yang luar biasa. Beliau selalu memberikan kinerja terbaiknya Dimana saja ditempatkan sebut saja saat memimpin Plt. Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, memimpin Kepala Badan Kesbangpol Banda Aceh hingga menjabat Kadisduk Capil Kota Banda Aceh.
Lewat sentuhan tangan dinginya Disduk Capil Kota Banda Aceh terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik buat warga Kota Banda Aceh.
Pada Tahun 2025 meraih prediket Wilayah Bebas Korupsi (WBK) berdasarkan hasil Evaluasi Zona Integritas (ZI) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Penghargaan bergensi tersebut diserahkan langsung oleh Meneteri PAN-RN Rini Widyantini kepada Kepala Disdukcapil Banda Aceh, Heru Triwijanarko pada kegiatan SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Award 2025 yang berlangsung di Aula Gedung KemenPAN-RB, Jakarta, Rabu (11/2/2026),.karna itulah Forum Milenial Literasi Aceh (FMLA) memberikan apresiasi atas kinerjanya, ungkap Muhammad Syarif Direktur FMLA dan juga konsultan Reformasi Birokrasi Aceh- Sumatera serta Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry. (Red)
