Thu. Jun 18th, 2026

Oleh Bung Syarif**

Dengarkan kisah aduhai

Dendang arah kebijakan pengembangan dayah di masa Muallem-Dekfadh

Eksistensi Dayah Aceh mesti bergelora

Berbagai arah kebijakan strategis telah dirumuskan dalam dokumen Perencanaan Pembangunan Aceh-nya

Dengarkan kisah aduhai

Dendang arah kebijakan pengembangan dayah di masa Muallem-Dekfadh

Keberadaan Aceh harus mempu mencetak kader ulama dan cendikiawan muslim

Dayah Tradisional fokus lahirkan kader ulama berwawasan global-nya

Dayah Terpadu melahirkan cendikiawan muslim dunia

Dayah Tahfidz melahirkan Hafidz/hafidzah bersanad

Dengarkan kisah aduhai

Dendang arah kebijakan pengembangan dayah di masa Muallem-Dekfadh

5 Pilar Transpormasi Dayah di Aceh mesti menjadi cita-cita besar-nya

Pertama, Digitalisasi Dayah; Penerapan Sistem Digital dalam manajemen administrasi operasional, proses pembelajaran agar lebih modern dan efisien

Kedua, Pengembangan SDM Unggul; Peningkatan Kompetensi Santri, Pendidik dan Pimpinan Dayah melalui pelaksanaan berbagai pelatihan dan lokakarya

Ketiga, Kemandirian Ekonomi Dayah; Pemberdayaan Unit Usaha Dayah/Pesantren

Keempat, Vokasi dan life skill; Pembekalan ketrampilan kerja, kejuruan dan vokasi untuk santri agar memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja

Kelima, Pembangunan Sapras; Pembangunan dan Perbaikan fasilitas belajar serta asrama yang layak untuk mendukung lingkungan pendidikan yang kondusif.

**Goresan Pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Magister Hukum Tata Negara USK, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *