Oleh Bung Syarif*
Dimalam yang kesunyian ini
Aku bergegas, bangun dan menyucikan diri
Kubahasi anggota tubuhku dengan air wudhuk, utuk menghadap Ilahi
Kubahasi lisanku untuk berzikir, mengangungkan kebersaramu Ya Allah
Ya Allah, hamba bukan insan yang terbaik..
Tapi pingin memberikan yang terbaik dalam sengenap aktivitas dan pengabdian
Ya Allah, aku bersyukur dalam segenap kehidupanku, Engkau senantiasa memberikan kekuatan bagi hambamu agar senantiasa menabur kebaikan sesama insan
Ya Allah, aku mohon dalam setiap langkahku istiqamah dan senantiasa bersyukur atas Rahmad-Mu
Ya Allah, aku mohon jangan jadikan hamba orang yang senantiasa menumpuk dan bermegah-megahan dengan harta
Ya Allah, jadikanlah hamba insan yang dermawan, yang senantiasa menolong sesama
Ya Allah, jika ajal telah tiba, maka cabutkanlah nyawa hamba disaat bermunajah pada-Mu
Ya Allah, cabutkanlah nyawa hamba disaat hamba bersujud pada- Mu
Jangan Engkau cabut nyawa hamba sebelum hamba memenuhi panggilanmu, pergi kebaitullah guna mengamalkan rukun Islam yang kelima.
Ya Rab, Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang
Kabulkanlah Munajat hamba, Amin-Amin Ya Rabbal `alamin.
*Goresan Pena Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin
