Wed. Jul 24th, 2024

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh akan menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Ke-9 pada Selasa (24/10/2023) di Komplek Dayah Terpadu Inshafuddin (DTI), ungkap Plt. Kadisdik Dayah Aceh, Musmulyadi, S.Pd.I, MM.

Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Aceh tahun ini, sebut Musmulyadi, dihadiri sekitar 500 santri dari Dayah Inshafuddin, Dayah Madinatul Fata, Dayah Babun Najah, Dayah Mini Aceh, Dayah Darul ‘Ulum, dan Dayah MUQ Pagar Air.

Tamu undangan yang kami undang lebih kurang 200 orang yang terdiri atas unsur Forkopimda Aceh dan seluruh Kepala SKPA, Ketua HUDA, Kadisdik Dayah Banda Aceh dan Aceh Besar, sejumlah ulama dari Banda Aceh dan Aceh Besar, serta sejumlah tamu undangan lainnya,” jelas Musmulyadi.

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh juga menyampaikan, secara nasional, tema Hari Santri Nasional kali ini adalah “Jihad Santri Jayakan Negeri” yang bermakna bahwa santri sebagai pahlawan oendidikan dan perjuangan melawan kebodohan. Jihad Santri, Jayakan Negeri mengandung makna yang dalam yang relevan dengan zaman sekarang.

“Zaman sekarang adalah zaman yang penuh tantangan dan kompleksnya permasalahan. Jihad hari ini tidak lagi kita artikan sebagai pertempuran fisik dengan mengangkat senjata, namun pada perjuangan intelektual yang penuh semangat dalam membantu umat menyelesaikan problematika kehidupan,” ungkap Musmulyadi.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo, melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 sudah menetapkan Hari Santri Nasional pada tanggal 22 Oktober.

Penetapan tanggal itu merujuk pada tercetusnya ‘Resolusi Jihad’ yang berisi fatwa ulama tentang kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai hari Pahlawan. “Untuk itu, pada momentum peringatan Hari Santri Nasional Aceh tahun ini, kami meminta kepada santri untuk menjaga keutuhan dan kesatuan Negara Republik Indonesia, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika,” pungkasnya

Sementara Tgk. H. Drs. Daud Hasbi, M,.Ag Pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin yang juga salah seorang ulama kharismatik Aceh memberikan apresiasi atas dipilihnya DTI sebagai tuan rumah pelaksanaan HSN ke-9 tingkat Provinsi Aceh Tahun 2023. Sejatinya pelaksanaan HSN dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2023, berhubung permintaan Pj Gubernur Aceh maka diundur hari Selasa, 24 Oktober 2023, ungkap Abi Daud Hasbi yang juga dinobatkan sebagai Ketua PB Dayah Terpadu Inshafuddin sebagai wadah berhimpun ulama salafiyah (tradisional) Aceh. Lebih lanjut Abi Daud Hasbi mengatakan DTI salah satu dayah terpadu/Modern terbaik di Aceh ber akreditasi A dari Badan Akreditasi Dayah Aceh. Alumni DTI menyebar diberbagai profesi antara lain; dosen, guru, birokrat, penyuluh Agama, politisi, pengusaha, TNI/Polri, penggiat LSM, Hakim, Advokat serta pimpinan/wakil pimpinan dayah salafiyah dan Terpadu.

Kegiatan HSN ini juga dirangkai dengan berbagai atraksi tarian kolosal dan rapai geleng dari Sanggar seni Alfunun Dayah Terpadu Inshafuddin. Atraksi tarian kolosal menggambarkan spirit jihad santri di era milenial. Yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Santri Nasional adalah Sekretaris Daerah Aceh Bapak Bustami, SE, M.Si (red)

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *