Wed. Feb 28th, 2024

Oleh Bung Syarif*

Dayah Terpadu Inshafuddin (DTI) merupakan salah satu dayah modern/terpadu di pusat Ibu Kota. Dayah yang berdiri sejak Tahun 2000 ini telah banyak mencetak santri prestasi baik dilevel provinsi maupun nasional. Salah satu diantaranya adalah Achmad Atha Zayyan, santri pretasi kelas III SMA yang tahun 2023 akan meninggalkan DTI. Pamit untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Umumnya Santri yang menimba ilmu di DTI dikenal memiliki kreatifitas tinggi dalam mengembangkan potensi diri. Perpaduan Ilmu Agama dan Kitab Thurats (kitab gundul) diajarkan oleh guru/ustadz/ustazah profesional dibidangnya. Berbagai ragam ruang-ruang pengembangan bakat minat santri disini seperti program santri Tahfidz, muhadharah (pidato bahasa Arab dan Inggris), pramuka, seni rapa-i geleng, zikir maulid, ketrampilan berbicara dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris, olah raga Futsal dan pencak silat. Setiap even-even perlombaan antar santri baik tingkat daerah dan provinsi, santri DTI selalu memboyong prestasi.

Achmad Atha Zayyan, semasa mondok di Dayah Terpadu Inshafuddin memiliki banyak prestasi baik dilevel kabupaten/kota, provinsi dan nasional. Remaja yang lahir di Kota Sabang, pada 6 Juni 2006 tersebut, menjuarai beberapa kegiatan perlombaan yang dapat mengharumkan nama orang tua, dayah, sekolah, dan daerah kelahirannya.

Menurut Wakil Pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin Banda Aceh, ustadz Nasrul Zahidy, S. Sos, sosok Achmad Atha Zayyan salah satu santri yang cerdas serta mengikuti jejak abangnya. Atha mampu berkomunikasi dalam dua bahasa yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris. Tahun 2022, Achmad Atha Zayyan mewakili provinsi Aceh mengikuti perlombaan tingkat nasional cabang pidato bahasa Inggris pada kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren (POSPENAS) yang berlangsung 23-27 November 2022 di Kota Manahan Solo,” ujar Nasrul.

Beberapa prestasi lainnya menurut ustadz Nasrul, Atta Achmad Zayyan sepanjang tahun 2022 adalah Duta Siswa SMA tingkat nasional untuk Provinsi Aceh, Juara harapan 3 Kompetisi Sains Madrasah bidang studi geografi, dan menjadi delegasi Parlemen Remaja DPR/MPR RI mewakili provinsi Aceh. Buah hati dari Suaidi Yunus, S. Pd  (ayah), Ermiza, S. P (Ibu) bercita-cita ingin menjadi Duta Besar. Insya Allah Achad Atha Zayyan akan diwisuda di Tahun 2023 serta akan melanjutkan kejenjang perguruan tinggi. Semoga cita-citanya menjadi diplomat atau duta besar akan terkabul adanya, Amiin. Sukse terus Ananda Atha. Kami bangga. Ayo mondok di DTI. Insya Allah akan kita cetak bibit unggul yang lainnya setara dengan Atha dengan pakem yang berbeza.

*Penulis adalah Ketua Komite Dayah Terpadu Inshafuddin peride 2023-2026, Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Mantan Aktivis`98, Alumni Lemhannas Pemuda Angkatan I, Fungsionaris KAHMI Aceh

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *