Wed. Feb 28th, 2024

Oleh Bung Syarif*

Pria kelahiran Ulim, 15 Maret 1983 adalah sosok Politisi termuda di Kota Banda Aceh. Kiprahnya dipanggung Parlemen bukan tanpa alasan. Mimpinya Banda Aceh harus tampil beda cetus Daneil Abdul Wahab pangilan akrab di KNPI Bung Daniel. Jebolan Dapil Kecamatan Meuraxa adalah sosok spektakuler di kancah perpolitikan Banda Aceh.

Danil sosok pemuda hebat, karirnya diawali  sebagai Bendahara Umum DPD KNPI Kota Banda Aceh. Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Banda Aceh, hingga kini menjabat Sekretaris Partai Nasdem Kota Banda Aceh.

Berbagai jabatan disandangnya. 4 Tahun lebih bergelut di bidang Distributor alat-alat peraga dan alat kesehatan Wilayah Sumatra dan Aceh, juga masuk dalam struktural Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Alumni Universitas Serambi Mekkah ini dinilai sangat lihai dalam membangun komunikasi politik  Saat ini Daniel juga dinobatkan sebagai Ketua Rapi Kota Banda Aceh. Dikalangan anak muda milenial, Danil selalu tampil qece. Jurus politiknya disenangi semua orang termasuk lawan politiknya. Selalu melempar senyum manis, ramah dan lincah dalam memainkan gendang politik. Baginya Politik adalah sarana masuk syurga. Kerja-kerja politik harus terstruktur dan matang kalkulasi, tentu logistik juga harus mumpuni, hehe. Tiap giat di Parlemen Daniel selalu punya cara jitu dalam memainkan gendang politiknya.

Karya politik anggarannya di periode pertama adalah membangun jembatan titian menuju syurga, ya jembatan yang menjadi tempat lalu lintas masyarakat di dapilnya menuju ke Masjid di Kecamatan Meuraxa.

Mimpinya, Banda Aceh harus unggul di segala sektor. Perubahan itu harus diawali dalam bidang pendidikan, sosial budaya dan ekonomi. Kalimat itu sering kali keluar dengan fasih dari mulutnya. Baginya syariat Islam di Banda Aceh akan berhasil jika rakyat sudah mapan, terutama bidang pendidikan dan ekonomi. Kekufuran seringkali disebabkan karena kemiskinan.

Kiprahnya di parleme mendapat apresiasi dari seluruh Pemuda Kota Banda Aceh. Tak terkecuali Dapil Kecamatan Meuraxa. Sosok Bung Daniel yang semakin bersinar diuji konsistensi dan komitmen perjuangannya. Pemuda Pidie ini sangat lihai dalam memainkan gendang politiknya, saat pemilihan anggota legislatif Tahun 2019, ia berlabuh pada Partai Nasdem, bentukan Surya Paloh. Konsekwensinya beliau di ganti dengan politisi lain dari PKPI Kota, Dapil Meuraxa. Strategi politiknya sulit ditebak, naluri politiknya yang tajam dan rela meninggalkan Anggota Parlemen Kota Banda Aceh periode 2014-2019 sekaligus melepaskan Jabatan sebagai Ketua Partai PKPI Kota Banda Aceh.

Mungkin ia sadar betul, tentu dengan kalkulasi yang tajam. Tak salah kalau saya menyebutnya “Bung Daniel, Pergi untuk kembali. Ternyata dugaanku benar. Daniel kembali terpilih untuk periode kedua di Parlemen Kota. Kini Daniel semakin mantap di Partai Nasdem. Posisinya sebagai Sekretaris Partai Nasdem Kota Banda Aceh tentu membuatnya dengan mudah meraih tiket maju lagi sebagai Anggota Parlemen Kota di Pileg 2024. Saya meramal kekuatan politik dan logistiknya semakin mumpuni di periode ketiga ini. Bahkan perpotensi menjadi salah satu Wakil Pimpinan DPRK Banda Aceh di Tahun 2024.  Akankah ramalan itu terbukti? Hanya waktu yang menjawab. Apalagi pasuka Carli Bravo yang dipimpinnya kini mendapat simpatik warga Kota. Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) meutaloe wareh mendapat apresiasi Pj Walikota Banda Aceh. Ini sangat terbukti perheletan Pelantikan RAPI Kota Banda Aceh masa bakti 2022-2026 bernuansa RAPI Provinsi Aceh. Berbagai pejabat dan penggiat sosial kemasyarakat hadir di Lt.4 Gedung Mawardi Nurdin, dari berbagai Kab/Kota di Aceh.

*Penulis adalah Kolega Daniel A.Wahab pernah satu koalisi dalam Pertarungan Ketua KNPI Kota Banda Aceh, Suka Ngopi bersama Donasak, Mantan Aktivis`98, Dosen FSH UIN Ar-Raniry

By fmla

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *